Kenali Penyebab Masalah pada Kulit Hewan Peliharaan dan Solusinya!

Kenali Penyebab Masalah pada Kulit Hewan Peliharaan dan Solusinya!
Kenali Penyebab Masalah pada Kulit Hewan Peliharaan dan Solusinya!

Kenali Penyebab Masalah pada Kulit Hewan Peliharaan dan Solusinya!

Apakah hewan peliharaan di rumah sering menggigiti badannya atau menggaruk-garuk badannya? Jika ini terjadi, bisa jadi kulitnya sedang bermasalah. Sehingga, dibutuhkan penanganan khusus agar permasalahan pada kulitnya tidak semakin parah. Karena, saat kulit kucing dan anjing bermasalah, biasanya mereka akan lebih sering menjilat tubuhnya, menggaruk, atau bahkan menggigit tubuhnya.

Penyebab dan Solusi Masalah pada Kulit Hewan

Ada beberapa penyebab kenapa kulit mereka bisa bermasalah. Salah satunya adalah karena akibat dari infeksi, ektoparasit, alergi, stress, dan sistem metabolisme yang bermasalah. Saat ini terjadi, mereka akan lebih sering menjilat tubuhnya, menggaruk, dan menggigit tubuhnya. Kemudian, saat hal ini dibiarkan begitu saja, kulitnya menjadi kemerahan, berketombe, dan bahkan bisa menyebabkan kerontokan pada bulunya.

Lebih parahnya lagi adalah, terkadang masalah ini disertai dengan adanya spot yang melingkar di kulitnya dan muncul bau. Terkadang, ada juga yang mengalami luka berdarah dan warna kulitnya mengalami perubahan. Biasanya masalah ini terjadi karena banyak hal. Bisa juga karena alerg terhadap produk grooming, seperti bedak dan shampoo. Namun, masalah ini juga bisa terjadi karena salah memilih makanan.

baca juga : Hewan Peliharaan Rentan Sakit? Cegah Dengan Ini!

Seperti yang disampaikan sebelumnya. Bahwa salah satu penyebab masalah pada kulit hewan peliharaan adalah ektoparasit. Masalah ini bisa menimbulkan terjadinya demodex, scabies, ear mites, kutu, dan caplak. Hewan yang terkena scabies biasanya kulitnya menjadi menebal, timbul kerak, dan kebotakan dibagian muka, jari-jari kaki, dan daun telinga. Sedangkan demodex terjadi ketika kulitnya merah, bau, botak, dan terkadang akan muncul bintil-bintil yang isinya nanah dan darah.

Untuk menyembuhkannya, Anda bisa memandikannya dengan shampoo khusus. Setelah itu, imbangi pula dengan memberikan Spray Obat Kulit Scabies Demodex. Anda bisa membelinya disini. Spray ini berguna untuk mengobati semua masalah pada bulu dan kulit hewan kesayangan Anda. Selain itu, spray ini juga bisa melindungi mereka dari serangan kutu yang bisa membahayakan tubuhnya.

Cara pakainya sangat mudah! Cukup semprotkan saja pada luka yang telah terindeksi oleh penyakit kulit tersebut. Lakukan hal ini sebanyak 2x hingga 3x dalam sehari. Namun sebelum itu, jangan lupa dikocok dulu sebelum dipakai. Barulah kemudian, semprotkan pada tubuhnya. Anda tak perlu khawatir dengan obat ini. Karena obat spray ini aman dari jilatan binatang Anda.

Hewan Peliharaan Rentan Sakit? Cegah Dengan Ini!

Hewan Peliharaan Rentan Sakit? Cegah Dengan Ini!
Hewan Peliharaan Rentan Sakit? Cegah Dengan Ini!

Hewan Peliharaan Rentan Sakit? Cegah Dengan Ini!

Virgin Coconut oil ini umumnya lebih dikenal berperan baik untuk kesehatan manusia. Namun, siapa sangka bila ternyata virgin coconut oil juga baik untuk hewan peliharaan Anda. Kandungan asam laurat didalamnya mampu memberikan berbagai macam manfaat untuk hewan peliharaan Anda dari serangan kutu, kuman, dan jamur. Dengan memberikannya secara langsung, hewan peliharaan akan lebih sehat dan tahan dari berbagai macam penyakit.

Manfaat Virgin Coconut Oil untuk Hewan Peliharaan

VCO atau virgin coconut oil ini baik sekali untuk pertumbuhan kulit dan bulu hewan peliharaan. Cukup berikan sedikit saja, bulunya akan lebih cantik, lembab, dan lebih sehat. Bahkan, jika hewan peliharaan Anda terlihat lesu, Anda bisa mengoleskan VCO ini di area yang dianggap mencurigakan bermasalah, seperti hidung dan mulutnya atau pada giginya. Maka hewan peliharaan akan aktif kembali.

baca juga : Cara Merawat Kulit dan Bulu Hewan dengan Shampoo & Conditioner

Karena VCO ini umumnya anti jamur, anti bakteri, dan anti infeksi yang baik untuk mengatasi berbagai macam penyakit kulit pada hewan peliharaan. Tak hanya itu saja, dengan memberikan VCO, maka masalah infeksi telinga pada hewan peliharaan bisa teratasi. Anda bisa memakainya dengan cara menggunakan cotton bud yang halus kemudian diberikan VCO. Tapi, jangan terlalu keras agar infeksinya bisa teratasi.

Masalah iritasi pada kulit juga bisa teratasi berkat VCO ini. Bahkan, ternyata VCO juga bisa menyingkirkan bau yang tidak sedap pada binatang peliharaan Anda. Dengan VCO ini, masalah eksim, alergi kutu, dan alergi lainnya yang sulit diatasi akan teratasi. Namun meskipun begitu, sebaiknya jangan sampai salah dalam memilih produk yang tepat. Agar hasilnya bisa maksimal.

Salah satu produk VCO yang baik untuk hewan peliharaan Anda adalah Skin & Coat Supplements Immune Booster. Dengan suplemen ini, kulit dan bulu hewan peliharaan Anda semakin lebat, mengkilap, kuat, dan lebih sehat. Selain itu, suplemen ini juga baik untuk meningkatkan sistem imunnya dan membunuh berbagai macam virus, jamur, cacing pita, dan parasit yang lain. Anda bisa mendapatkan suplemen ini dengan cara membelinya disini.

Cara Merawat Kulit dan Bulu Hewan dengan Shampoo & Conditioner

Cara Merawat Kulit dan Bulu Hewan dengan Shampoo & Conditioner
Cara Merawat Kulit dan Bulu Hewan dengan Shampoo & Conditioner

Cara Merawat Kulit dan Bulu Hewan dengan Shampoo & Conditioner

Merawat kulit dan bulu binatang peliharaan itu wajib hukumnya. Apalagi jika Anda memiliki kucing dan anjing yang notabene ada beberapa yang tidak suka dimandikan. Sehingga, Anda harus bisa membuat mereka merasa nyaman, agar mereka mau dimandikan. Karena, dengan menjaga kebersihannya, hewan peliharaan akan selalu bersih dan tidak bau. Meskipun sebenarnya kucing bisa membersihkan dirinya sendiri, namun tetap saja ada beberapa bagian tubuh yang membutuhkan penanganan khusus.

Sehingga, pemiliknya harus lebih peka. Pemilik harus tahu kenapa binatang peliharaan mereka harus segera dimandikan. Salah satunya adalah ketika ada sesuatu yang menempel ditubuhnya, dan mungkin bisa membahayakan tubuhnya, seperti cat. Maka owner hewan tersebut harus segera memandikannya. Apalagi bila tubuh hewan tersebut obesitas, mereka akan kesulitan untuk membersihkan dirinya sendiri.

Dari sinilah setelah memahami beberapa alasan kenapa hewan peliharaan harus dibersihkan, maka peran shampoo dan conditioner menjadi begitu penting. Anda harus bisa memilih shampo dan conditioner yang tepat untuk mereka. Agar kesehatan bulu dan kulitnya selalu terjaga dan terawat sepanjang hari. Kekuatan bulunya juga semakin kuat dan tebal. Begitu juga dengan kilauannya.

baca juga : Perlukan Anjing dan Kucing Diberi Kalsium? Temukan Jawabannya Disini!

Cara Memilih Shampo & Conditioner untuk Hewan

Sebelum menentukan shampoo dan conditioner manakah yang paling baik, maka perhatikan dulu beberapa zat berbahaya yang bisa merusak kesehatan bulunya. Karena ada beberapa zat yang ternyata bisa menyebabkan terjadinya iritasi dan membuat kulitnya menjadi kering. Beberapa zat yang harus dihindari adalah alkohol, paraben, fenol, piretin, permenthrin, dan piergroid.

Maka dari itulah, sebaiknya jangan asal dalam memilih shampo dan conditioner jika tidak ingin hewan peliharaan Anda sakit dan mengalami peradangan atau iritasi. Salah satu produk shampo yang aman untuk hewan adalah I Love My Pet Oatmeal Shampoo. Produk ini memiliki konsentrat shampoo dan conditioner dengan perbandingan 1:32. Kualitasnya juga tak perlu diragukan lagi.

Shampoo ini sangat irit dipakai. Karena dengan sedikit pemakaian saja sudah bisa mengcover semua kebutuhan hewan peliharaan Anda. Selain itu, shampoo dan condioner ini juga bisa digunakan untuk perawatan hewan dan pengobatan pada hewan yang memiliki kulit sensitif dan bulu yang kusam dan kering. Maka dari itulah, dari pada salah beli, pakai saja I Love My Pet Oatmeal Shampoo.

Perlukan Anjing dan Kucing Diberi Kalsium? Temukan Jawabannya Disini!

Perlukan Anjing dan Kucing Diberi Kalsium?
Perlukan Anjing dan Kucing Diberi Kalsium?

Perlukan Anjing dan Kucing Diberi Kalsium? Temukan Jawabannya Disini!

Saat memiliki kucing di rumah, tentu Anda akan melakukan apapun hal apapun agar kucing kesayangan. Apalagi jika Anda mempunyai kucing betina di rumah. Dalam hal perawatan kucing betina memerlukan perawatan yang lebih kompleks. Selain dari segi perawatan, makanan pun juga harus sangat diperhatikan. Misalnya saja, jika kucing betina Anda hamil dan melahirkan. Biasanya perawatan kucing betina sehabis melahirkan akan sangat berbeda dari yang tidak melahirkan. 

Masa kehamilan kucing betina biasanya berkisar antara 65 hingga 67 hari. Kucing betina yang sedang mengandung juga mempunyai bentuk tubuh yang berbeda. Jika bakal calon anak kucing itu berjumlah banyak biasanya induk yang mengandung memiliki postur tubuh dengan perut sangat besar. Selain itu kondisi psikis juga berbeda antara kucing betina yang satu dengan lainnya. Langkah-langkah persiapan harus dilakukan supaya pada saat terjadinya kelahiran kucing kesayangan Anda tidak mengotori ruangan rumah yang Anda tinggali.

Teknik melahirkan juga perlu diantisipasi apakah diperlukan melahirkan normal atau dengan bantuan manusia. Hal lain adalah mempersiapkan kondisi menyusui yang mendukung untuk anak-anak kucing. Seperti halnya manusia, antibodi air susu dari induk kucing mempunyai peran yang penting bagi tumbuh kembang anak-anak kucing yang baru lahir. Untuk itu, induk kucing memerlukan nutrisi yang baik. Nutrisi yang baik terdapat pada makanan yang tinggi serah dan bergizi. Berikut beberapa perawatan untuk kucing pasca melahirkan:

1. Membersihkan Tubuh Kucing secara Berkala

Perawatan yang satu ini mutlak dilakukan agar kondisi tubuh induk dan anak-anak kucing menjadi bersih. Biasanya setelah melahirkan tubuh induk kucing lebih terlihat kotor dari biasanya. Bulu-bulu kucing terlihat sangat lengket. Jika tubuh kucing dalam keadaan kotor hal itu akan berdampak pada kesehatan kulit induk dan anaknya. Jika Anda tidak ingin kucing kesayangan Anda menderita penyakit kulit pastikan kebersihan tubuhnya selalu dijaga. Caranya, Anda dapat mencuci bulu-bulu dengan lap basah.

2. Perawatan Tempat

Setelah melahirkan biasanya induk kucing terlihat lebih sensitif. Untuk itu, Anda perlu menyiapkan tempat istirahat yang paling nyaman. Jauhkan dari suara gaduh apapun dan tidak mengganggu hewan lainnya. Lapisi tempat istirahat kucing dengan handuk atau kain kering. Gantilah kain atau handuk jika sudah terlihat kotor dan basah. Induk dan anak-anak kucing yang baru lahir akan lebih nyaman jika tempat tinggal mereka bersih dan kering. Selain itu, tempat makan dan minum juga harus diperhatikan tingkat kebersihannya.

baca juga : Cara Ampuh Mengatasi Anjing yang Agresif

3. Pemeriksaan Penyakit setelah Melahirkan

Setelah melahirkan, induk kucing kesayangan Anda biasanya memiliki beberapa masalah terkait dengan kesehatannya. Induk kucing bisa memiliki penyakit yang cukup berbahaya. Penyakit-penyakit tersebut misalnya saja, mastitis, hypocalcemia serta endrometitis. Penyakit mastitis adalah jenis penyakit infeksi kelenjar susu yang dapat terjadi karena produksi susu induk kucing kental dan tersumbat.

Ditandai dengan putting susu terasa panas dan membengkak. Hypocalcemia adalah kurangnya kalsium pada saat kucing hamil dan menyusui. Ditandai dengan kejang dan gelisah. Sedangkan endrometitis adalah infeksi yang terjadi pada uterus dan ditandai dengan demam, lemas, produksi air susu sedikit. Sehingga, diperlukan pemeriksaan khusus untuk kucing yang baru saja melahirkan.

4. Tambahkan porsi makanan

Hal ini wajar terjadi pada induk kucing setelah melahirkan. Hal itu terjadi, karena induk kucing memerlukan banyak kalori yang kemudia nantinya akan diserap oleh anak-anak kucing yang menyusu. Anda dapat menambah porsi makanan pada induk kucing dengan tetap menjaga kebersihan dan gizinya. Anda juga dapat menambah makanan khusus untuk induk yang sedang menyusui. Hal itu dilakukan agar anak-anak kucing mendapatkan gizi yang seimbang. Bila perlu, konsultasikan dan minta resep makanan induk yang menyusui pada dokter hewan Anda.

5. Pemberian vitamin

Pemberian vitamin tambahan dapat membantu induk kucing agar cepat pulih dan mengoptimalkan perkembangan induk dan anak-anak kucing. Ada beberapa vitamin yang dibutuhkan induk kucing. Seperti kalsium, mineral, zat besi fosfor, serta natrium. Tetapi yang perlu Anda ingat jangan memberikan vitamin dengan dosis dan takaran yang tidak pas. Hal tersebut dapat memicu penyakit lain yang mungkin akan merugikan tubuh kucing.

6. Menjaga intensitas interaksi

Induk kucing rentang mengalami stress pasca melahirkan. Induk kucing akan merasa terganggu jika ada banyak interaksi baik dari hewan lain atau anggota keluarga di rumah Anda. Oleh karena itu, sebisa mungkin Anda menjaga jarak dan mengurangi intensitas mengunjungi induk dan anak-anak kucing. Jika perlu, Anda hanya perlu mengunjungi kucing kesayangan jika mengganti tempat tidur, memberi makanan ataupun membersihkan tubuh kucing. Tetapi pastikan juga memperhatikan kondisi kucing apabila sewaktu-waktu kucing butuh bantuan.

7. Jauhkan Induk Kucing Dengan Pejantan

Biasanya sekitar 4 minggu pasca melahirkan induk kucing mulai menyapih anak-anaknya. Sehingga kalori yang dibutuhkan agak berkurang. Usahakan Anda menjauhkan kucing jantan dengan induk kucing yang baru melahirkan. Hal itu dikarenakan induk tubuh kucing betina setelah melahirkan akan mudah memanas dan terangsang. Jika Anda tidak ingin kucing Anda hamil kemudian menelantarkan anak-anaknya, sebaiknya jauhkan dari pejantan. Jika induk kucing cepat hamil dikhawatirkan berdampak pada tubuhnya karena belum sehat.

8. Jangan Pisahkan Anak Kucing dengan Induknya

Usahakan jangan pisahkan anak kucing dengan induknya. Hal tersebut akan membantu anak-anak kucing dalam segi perawatan. Induk kucing biasanya membersihkan sisa-sisa plasenta yang menempel pada anaknya. Hal itu diperlukan agar anak-anak kucing bersih dan kemudian dalam kondisi kering. Selain itu, anak-anak kucing juga masih tergantung dengan induknya. Seperti butuh menyusu dan kehangatan agar tidak mati kedinginan.

9. Melatih Pergerakan Induk Kucing dan Anak-Anaknya

Anda dapat melatih induk kucing dan anak-anaknya setelah melahirkan dengan cara mengajaknya bermain setelah berumur 4 mingguan. Caranya, Anda dapat membuat mainan sederhana untuk merangsang pergerakan kucing kesayangan. Tetapi yang perlu diingat, latihan diadakan sesuai porsi umur anak-anak kucing. Tingkatkan pelatihan pergerakan setiap bulannya. Hal itu dilakukan agar pergerakan otot dan syarafnya berkembang cepat. Agar lebih nyaman gunakan mainan dari bahan yang lembut dan cocok untuk kucing.

Induk kucing yang habis melahirkan memang harus mendapatkan perlakuan yang intensif dari pemiliknya. Karena seperti halnya manusia, induk kucing juga mengalami berbagai implikasi yang harus segera ditangani setelah melahirkan. Jangan lupa, jika mengalami kesulitan konsultasikan dengan dokter secara berkala agar Anda dapat terbantu dengan pemberian vitamin dan tips-tips kesehatan yang sesuai dengan kondisi kucing pasca melahirkan. Selain itu, melakukan cek up sebulan sekali akan membantu pertumbuhan dan perkembangan kucing.

Sehingga kucing kesayangan Anda bisa tumbuh sehat. Demikian artikel tentang perawatan untuk kucing pasca melahirkan. Semoga pembahasan pada artikel ini dapat memberi ilmu dan inspirasi dalam hal merawat induk kucing dan anaknya pasca melahirkan. Jika Anda membutuhkan bantuan lebih lanjut, hubungi saja Caesar Jac’o Pet Care disini, untuk menjaga kucing pasca melahirkan.

 

Salah satu pertanyaan yang kerap diajukan pemilik kucing dan anjing adalah, apakah mereka membutuhkan tambahan kalsium dalam pertumbuhannya? Karena pemberian suplemen berupa kalsium ataupun vitamin D ini sebenarnya bisa didapatkan dari makanan yang diberikan setiap hari. Pemberian suplemen itu harus disesuaikan dengan kebutuhan keduanya agar anjing dan kucing bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

Dampak Anjing dan Kucing jika Kekurangan Kalsium

Hewan dan anjing yang kekuarangan kalsium akan mengalami rachitis. Yaitu, dimana pertumbuhannya menajdi terganttu. Ini bisa terlihat dari pertumbuhan gigi yang menjadi abnormal, rusuk bengkok, tulang kaki bengkok, dada yang berongga, dll. Maka dari itulah, untuk mencegahnya, makanan yang diberikan harus memenuhi kebutuhan kalsium, vitamin D, dan fosfor yang cukup.

baca juga : Ingin Hewan Peliharaanmu Tumbuh Sehat dan Aktif? Berikan Susu Saja!

Tanda-Tanda Hewan Peliharaan Kekurangan Kalsium

Saat hewan peliharaan kekuarangan kalsium, biasanya mereka akan mengalami kehilangan nafsu makan, kesakitan, tidak agresif, kedepannya bengkok, anjing terlihat plantigrade, lemah. Selain itu, ada juga beberapa gejala dimana dinding tulang tubularnya menjadi tipis bahkan retak saat ada tekanan ketika mereka kekuarangan kalsium. Maka dari itulah, cegah sejak dini dengan memahami penyebabnya lebih dulu.

Penyebab Hewan Peliharaan Kekurangan Kalsium

Ada beberapa hal yang menjadikan alasan kenapa hewan peliharaan bisa kekurangan kalsium. Yaitu, kekurangan pasokan energi dari makanan yang dikonsumsi. Biasanya ini sering terjadi pada anjing ras besar. Hewan yang diet dari daging murni juga bisa mengalami kekurangan kalsium. Saat ini terjadi, sebaiknya harus dilakukan diet yang seimbang dengan cara meningkatkan kalsium dari makanan yang diberikan.

Cara Mengatasi Hewan Peliharaan Kekurangan Kalsium

Untuk mengatasinya, ada baiknya Anda memberikan Horse Power CMV untuk anjing dan kucing kesayangan Anda. Karena suplemen ini dilengkapi dengan vitamin D3, A, dan E yang bisa membantu kinerja metabolisme tulang lebih baik. Dengan begitu, sistem imun tubuh semakin kuat. Begitu juga dengan ototnya. Setidaknya hal ini bisa menghindari binatang peliharaan Anda kekurangan kebutuhan mineral. Karena kekurangan mineral bisa membuatnya mengalami rachitis, masalah pada pertumbuhan, dan osteomalasia.

Ingin Hewan Peliharaanmu Tumbuh Sehat dan Aktif? Berikan Susu Saja!

Ingin Hewan Peliharaanmu Tumbuh Sehat dan Aktif? Berikan Susu Saja!
Ingin Hewan Peliharaanmu Tumbuh Sehat dan Aktif? Berikan Susu Saja!

Ingin Hewan Peliharaanmu Tumbuh Sehat dan Aktif? Berikan Susu Saja!

Sudah pernah memberikan susu untuk binatang peliharaan Anda? Apa yang terjadi sesudahnya? Umumnya, pemberian susu pada hewan peliharaan bisa menimbulkan terjadinya perubahan konsistensi kotoran yang mulanya padat menjadi encer. Hal ini bisa terjadi karena susu yang diberikan adalah susu memiliki kandungan laktosa dan gula yang tinggi. Akibatnya, terjadilah masalah pada sistem pencernaannya.

Maka dari itulah, sebaiknya berikan susu pada anjing dan kucing diwaktu yang tepat. Yaitu, ketika usianya kurang dari 2 bulan. Itupun jika memang dibutuhkan. Misalnya saja, karena mereka terlantar hidup tanpa induk. Sementara itu, bila mereka masih memiliki indukan dan masih aktif menyusui, sebaiknya jangan berikan susu tambahan lainnya. Karena tetap susu dari induklah yang paling terbaik.

Manfaat Susu untuk Anjing dan Kucing

Susu itu sangat bermanfaat untuk kesehatan anjing dan kucing. Beberapa diantaranya adalah, bisa memperkuat sistem imun, menambah tenaga mereka yang sedang merasa lemah. Susu bisa menambah berat badannya dan memenuhi kebutuhan vitamin dalam tubuh. Dengan susu, kesehatan tulang semakin baik dan kesehatan penceranaan hewan peliharaan semakin terjaga.

baca juga : Pastikan Kandungan Nutrisi Harus Ada pada Dog Food, Ini Alasannya!

Namun, meskipun manfaatnya ada banyak, Anda tidak boleh sembarangan dalam memberikan susu untuk mereka. Ini penting sekali untuk menjaga kesehatan gastrointestinalnya mereka. Sebaiknya pilih susu yang bebas laktosa agar mereka tidak sampai mengalami gangguan pada perut setelah minum susu. Salah satu produk yang paling disarankan adalah susu kuda liar dari Australia. Anda bisa membelinya disini.

Susu kuda liar dari Australia ini adalah susu yang didapatkan dari kuda liar di Australia yang bebas dari segala pengaruh bahan kimia sintetis dan bebas mikroba. Karena kuda liar ini bukan dari rekayasa genetika. Sehingga, susu yang dihasilkan jauh lebih aman daripada memberikan susu sapi untuk hewan peliharaan Anda.  Dengan susu kuda liar ini akan membuat hewan Anda terbebas dari segala macam penyakit.

baca juga : Kandungan Nutrisi Ini Wajib Dipenuhi pada Cat Food

Itu karena didalamnya mengandung protein hingga 24%. Sehingga, baik untuk menjaga kesehatan fisik mereka. Selain itu, susu ini juga baik untuk anakan. Susu kuda liar ini bisa dijadikan sebagai alternatif terbaik untuk mengganti susu indukan. Karena didalamnya mengandung antibodi yang banyak yang bisa menetralisir virus dan bakteri yang berbahaya pada kesehatan mereka.

Pastikan Kandungan Nutrisi Harus Ada pada Dog Food, Ini Alasannya!

Bahaya Obesitas Pada Anjing
Bahaya Obesitas Pada Anjing

Pastikan Kandungan Nutrisi Harus Ada pada Dog Food, Ini Alasannya!

Memastikan kandungan nutrisi pada dog food itu sangat penting sekali. Karena apapun makanan yang diberikan kepada mereka bisa mempengaruhi kesehatan tubuh, kekuatan otot, kekuatan struktur tulang, tinggi badan, dan juga keindahan bulunya. Setidaknya, ada 5 kandungan nutrisi utama yang harus disediakan pada makanan anjing. Yaitu, harus ada protein, karbohidrat, lemak, mineral, dan vitamin.

Kandungan Nutrisi Wajib pada Dog Food

Protein disini sangat dibutuhkan untuk membantu proses regenerasi sel dan membantu pertumbuhan bulunya dengan baik. Protein adalah kebutuhan utama hewan karnivora, seperti anjing. Begitu juga dengan lemak. Lemak sangat dibutuhkan mereka karena berperan sebagai sumber energi. Lemak disini merupakan bahan baku hormon, dan bisa melindungi organ dalam tubuh.

Namun, meskipun lemak sangat dibutuhkan anjing, sebaiknya jangan berikan makanan yang mengandung lemak secara berlebihan.  Karena lemak bisa membuat anjing mengalami obesitas. Sementara untuk karbohidrat adalah sumber energi anjing yang dibutuhkan untuk mereka untuk menunjang aktivitasnya sehari-hari. Agar mereka tidak lemah dan lemas. Ada lagi kandungan vitamin dan mineral.

baca juga: Bahaya Obesitas Pada Anjing

Dua kandungan ini juga harus ada dalam makanan yang diberikan pada anjing. karena vitamin dan mineral bisa meningkatkan pertumbuhan binatang peliharaan secara menyeluruh. Saat kelima kandungan di atas terpenuhi dengan baik, anjing akan terlihat aktif, lincah, nafsu makan yang baik, nafasnya normal, dan bulunya akan terbebas dari kutu penyakit.

Maka dari itulah, supaya tidak salah pilih, sebaiknya berikan Caesar dog food natural and holistic dengan membelinya disini. Dengan mengonsumsi ini, anjing akan memiliki gigi yang bersih, lebih mengkilap, bebas jamur, dan bebas kutu. Hal ini juga bisa mempengaruhi suhu tubuhnya yang menjadi normal, frekuensi nafasnya normal, dan nadinya juga normal. Apalagi Caesar dog food ini berasal dari bahan-bahan alami yang tinggi nutrisi.

Kandungan Nutrisi Ini Wajib Dipenuhi pada Cat Food

Kandungan Nutrisi Ini Wajib Dipenuhi pada Cat Food
Kandungan Nutrisi Ini Wajib Dipenuhi pada Cat Food

Kandungan Nutrisi Ini Wajib Dipenuhi pada Cat Food

Bila Anda ingin memelihara kucing, sebaiknya rawatlah secara profesional. Anda tidak boleh memberikan makanan dengan asal tanpa melihat dari segi kandungan gizinya. Karena memelihara kucing itu seperti memiliki anak. Dimana Anda harus bisa memilih makanan yang bergizi tidak hanya mengenyangkan saja. Namun juga harus bergizi dan memiliki kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Kandungan Nutrisi Cat Food yang Bagus

Makanan kucing yang baik adalah yang memiliki kandungan protein yang tinggi. Protein yang tinggi ini bisa didapatkan dari biji-bijian yang lembut, gabah kering, daging merah, daging kambing, dan ikan salmon. Pastikan bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatannya adalah bahan yang terbaik dan berkualitas. Ikan salmon didalam makanan kucing ini berguna untuk sumber protein, anti alergi, dan asam amino. Sehingga, kandungan ini bisa membantu pertumbuhan otot dan membuat bulu lebih indah.

Sedangkan daging kambing juga berperan sebagai anti alergi dan sumber protein yang baik untuk kucing. Tak hanya itu saja, pastikan didalamnya juga mengandung sayur-sayuran dan buah-buahan. Karena kandungan ini bisa menjadi vitamin alami, antioksidan, dan  membantu memenuhi kebutuhan nutrisi pada kucing. Selain itu, pastikan tidak memberikan makanan yang mengandung bubuk bawang, laktosa, coklat, karena berakibat buruk pada kesehatannya.

baca juga : Tahukah Kamu? 4 Bahan “Sederhana” Ini dapat Membasmi Kutu pada Kucing!

Semua bahan-bahan cat food tersebut bisa ditemukan pada Caesar Cat Food. Makanan kucing ini berasal dari bahan-bahan alami yang bernutrisi tinggi dan berkualitas. Sehingga, dengan memberikannya pada kucing kesayangan Anda, bulunya akan semakin berkilau. Karena didalamnya terdapat kandungan omega 3+ dan omega 6+. Selain itu, makanan ini juga bisa menjaga sistem imun, sistem metabolisme, dan pencernaan agar semakin lancar.

Pertumbuhan kucing semakin seimbang berkat Caesar Cat Food ini. Karena selain kaya protein, didalamya juga kaya lemak yang akan membantu perkembangan otot kucing dengan baik. Disamping itu, makanan ini juga Hypoallergenic. Sehingga, baik sekali untuk mengurangi terjadinya intoleransi dari bahan-bahan tertentu. Maka dari itulah, jika Anda tertarik untuk membelinya, silahkan saja pesan langsung disini. Maka Caesar cat food akan sampai di rumah Anda.

 

 

 

Hewan berukuran kecil ini pastinya akan membuat gatal jika dibiarkan berkembang biak. Maka dengan begitu tentu akan membuat kucing kalian sering menggaruk, menggesek-gesekan badannya ke dinding sehingga terlihat tidak nyaman. Bahkan dalam beberapa kasus yang sering beredar kucing bisa menggigit tubuhnya sendiri. Wah ternyata bahaya juga ya? Maka simak cara membasmi kutu pada kucing dengan bahan-bahan alternatif yang mudah untuk Anda temui, diantaranya ialah:

1.      Garam

Salah satu bumbu dapur ini ternyata sangat multifungsi loh! Garam dapat membasmi larva serta telur kutu pada bulu kucing. Caranya hanya dengan mencampurkan garam dengan air hangat yang cukup, kemudian rendam kucing pada larutan air hangat yang sudah dicampurkan dengan garam tersebut.

2.      Lidah Buaya

Tumbuhan yang memiliki duri ini dapat kalain gunakan untuk mungusir kutu yang ada di hewan peliharaanmu. Caranya, yaitu sediakan lidah buaya lalu kemudian diblender setelah itu ditambah sedikit cabe rawit kemudian dimasukkan kedalam botol semprot sebagai semprotan anti kutu kucing.

baca juga : Cara Memotong Kuku Kucing dengan Benar

3.      Air Cuka

Perlu kamu ketahui bahwa kutu kucing tidak menyukai aroma cuka loh! Cara pengaplikasiannya  ialah campurkan air cuka dan air ke dalam panci dengan perbandingan 50:50 lalu hangatkan dengan api yang sedang. Setelah itu kalian bisa semprotkan di bagian tubuh kucing yang ada kutu.

4.      Lemon

Buah yang mengandung banyak vitamin C ini juga dapat digunakan untuk membasmi kutu pada kucing. Caranya sangat mudah nih, kalian hanya tinggal mengambil satu panci air mendidih kemudian masukan setengah buah lemon ke dalamnya. Tutup panci tersebut kemudian biarkan air menjadi dingin dan lemon yang sudah dimasukan larut sepenuhnya.

Setelah dingin kalian tuangkan larutan lemon tadi ke dalam botol semprot.

Bagaimana? Sangat mudah kan? Kini kalian tidak perlu khawatir lagi ya jika hewan lincah ini terserang kutu. Karena kalian dapat membasminya dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah dan murah untuk didapatkan. Namun jika Anda masih ragu, kalian bisa mengkonsultasikan terlebih dahulu ke ahlinya agar terjaga keamanan bagi hewan peliharaan Anda.

sumber : kucingpedia.com

Bahaya Obesitas pada Anjing

Bahaya Obesitas pada Anjing
Bahaya Obesitas pada Anjing

Bahaya Obesitas pada Anjing

Memiliki hewan peliharaan yang sehat, llincah, memang begitu diinginkan banyak orang. namun sayangnya terkadang tolak ukur untuk terlihat gemas yaitu memiliki bobot yang “gemuk”. Memiliki hewan yang berbadan gemuk memang terlihat lebih menggemaskan namun sayangnya ternyata kegemukan atau jika sampai ditahap obesitas ini dapat menyebabkan berbagai masalah pada hewan peliharaan Anda loh, diantaranya yaitu : 1. Diabetes Mellitus Tubuh yang mengalami obesitas dapat menyebabkan diabetes mellitus. Jenis diabetes mellitus pada anjing ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah serta keberadaan insulin yang tidak cukup. Diabetes mellitus pada hewan peliharaan Anda bisa diatasi dengan memberikan diet yang memiliki kandungan karbohidrat yang rendah dan tinggi protein. Pengobatan lainnya adalah dengan memberikan insulin secara berkala pada anjing. 2. Gangguan pada Sistem Gerak Tubuh yang memiliki lemak berlebih secara otomatis akan mempengaruhi penurunan aktivitas gerak, karena beban yang menimbun pada hewan Anda lebih besar saat mengalami kondisi obesitas. Bahkan pada kondisi ini lama kelamaan dapat menyebabkan penekanan yang berlebihan pada sendi anjing, sehingga lama kelamaan akan menjadi kaku bahkan tidak dapat bergerak (pincang) karena persendian mengalami osteoarthritis (peradangan). Selain itu dapat memicu terjadinya kondisi hipdisplasia karena tekanan yang berlebih. baca juga : Inilah Jenis dan Ras Anjing yang Tergolong Pintar 3. Gagal Jantung Selain itu, penimbunan lemak berlebih juga dapat mempengaruhi daya kerja dari otot jantung. Sehingga hal ini akan menurunkan kerja jantung dalam memompa darah yang  menyebabkan otot jantung menjadi kekurangan oksigen serta terganggu respirasi. Bahkan hal ini juga dapat berakibat fatal karena bisa menyebabkan serangan jantung mendadak pada anjing. 4. Batu Ginjal Obesitas pada hewan peliharaan dapat menyebabkan infeksi pada saluran kemih serta terbentuknya batu ginjal berupa kalsium oksalat yang akan mengganggu sistem perkemihan. 5. Kesulitan Melahirkan Anjing betina yang mengalami kondisi obesitas akan mengalami kesulitan melahirkan (distokia). Hal ini dikarenakan adanya timbunan lemak yang berlebih pada otot panggul. Tentu saja ini sangat membahayakan serta meningkatkan resiko kematian pada hewan lucu ini. Ternyata banyak ya dampak buruk dari obesitas yang dapat menyerang hewan peliharaan Anda? Maka kini Anda perlu mengatur kandungan gizi serta pola makan mereka ya agar terhindar dari bahaya obesitas. Sesekali Anda juga bisa mengajaknya untuk berolahraga bersama loh. sumber : tanyadokterhewan.com

Inilah Jenis dan Ras Anjing yang Tergolong Pintar

Inilah Jenis dan Ras Anjing yang Tergolong Pintar

Anjing dinilai sebagai hewan yang memiliki kecerdasan yang tidak bisa dianggap remeh. Namun ternyata tidak semua anjing bisa dilatih untuk keperluan tertentu lho, ternyata hal ini juga harus disesuaikan oleh tingkat kepintaran hewan tersebut. Berikut ini adalah macam-macam jenis anjing ras paling pintar dan cerdas. Kira-kira dari beberapa jenis anjing yang akan dibahas, ada tidak ya jenis hewan peliharaan Anda? Simak yuk….

1. Border Collie

Jenis anjing ini dianggap memiliki energi yang sangat besar. Anjing ini sangatlah pintar dan patuh, tetapi mereka sangat menyukai kebebasan dan memiliki tingkah yang aktif. Karena dikenal keaktifan dan kepintarannya maka biasanya anjing border collie sering dijadikan penggembala dan diikutsertakan dalam perlombaan.

2. Poodle

Ternyata selain memiliki bulu yang unik dan menggemaskan jenis poodle juga pintar, ketika dilatih anjing ini dianggap cepat dalam memahami apa yang diajarkan untuknya, dan mempelajari beragam trik dan permainan. Sehingga tak jarang anjing ini sering bermain pada permainan sirkus.

3. German Shepherd

Bukan hal asing jika melihat jenis anjing ini menemani polisi saat bertugas. Fisiknya yang memiliki otot, serta menyukai aktivitas berat dan menantang dirasa sangat pas menemani tugas-tugas berat polisi. Dan hebatnya lagi German Shepherd diangap anjing yang cerdas sekaligus profeksionis loh!

baca juga : Tips Merawat Anjing Beagle

4. Golden Retriever

Berbeda dengan Border Collie yang sangat aktif, anjing jenis ini lebih dinilai santai. Sehingga pelatihan yang intens tidak cocok diterapkan pada jenis anjing ini. Namun walaupun begitu mereka sangatlah cerdas dan mampu beradaptasi hal baru dengan cepat bahkan mereka dapat dapat mengingat hal-hal yang diajarkan seumur hidupnya.

5. Shetland Sheepdog

Jenis anjing ini memiliki tingkat kepekaan yang baik, cerdas dan ia juga dikenal sebagai anjing yang sangat patuh, cepat belajar dan sangat setia dengan keluarga yang merawatnya. Walaupun cerdas, namun ketika diberikan tahap pelatihan untuk menjelaskan instruksi yang spesifik jenis anjing ini ternyata membutuhkan beberapa kali proses percobaan untuk mengulang. Namun berbeda jika instruksi yang diberikan sederhana, ia dapat menangkapnya dengan cukup cepat.

Itulah beberapa jenis-jenis anjing yang dinilai tergolong pintar. Bagaimana apakah ada jenis hewan peliharaan Anda di lima poin tersebut?

sumber : okdogi.com

Cara Memotong Kuku Kucing Dengan Benar

Cara Memotong Kuku Kucing Dengan Benar

Saat bermain bersama kucing di rumah, terkadang kukunya yang panjang dapat secara tidak sengaja melukai tubuh atau tangan Anda. Hal ini tentu saja dapat mengganggu kenyamanan Anda dalam bermain bersama hewan lucu ini.

Sama halnya dengan memotong kuku Anda sendiri, memotong kuku kucing juga diperlukan kehati-hatian. Apalagi kuku kucing berukuran lebih kecil, namun kini ada cara memotong kuku yang baik dan benar yang tentu saja dapat mempermudah Anda untuk membuat kuku kucing Anda bersih dan terawat. Berikut adalah cara-caranya :

1. Tekan Telapak Kaki Kucing

Langkah pertama yang bisa kalian lakukan yaitu menekan terlebih dulu telapak atau jari kakinya. Kalian dapat menggunakan ibu jari dan jari telunjuk untuk menekan dari bawah salah satu bagian jari si kucing. Agar kuku si kucing keluar sehingga memudahkan kita dalam memotongnya.

2. Perhatikan Posisi Menggunting Kuku

Dalam melakukan pemotongan kuku posisi yang benar ialah dari atas (vertikal) bukan dari samping. Karena kalau pemotongan kuku dilakukan dari samping dapat mengakibatkan kuku kucing pecah

baca juga : Tips Memelihara Kucing Saat Hamil

3. Potong Bagian Ujungnya

            Usahakan kalian memotong kuku kucing hanya pada bagian ujung saja yang terlihat tipis dan sedikit runcing. Jangan memotong di batas daging atau yang ada warna  merah dan jangan potong kuku jempolnya. Karena jika memotong terlalu dalam dapat menimbulkan rasa sakit.

4. Satu Per Satu

            Potonglah kuku kucing secara bertahap, yaitu satu per satu. Hal ini dapat membuat hasil pemotongan kuku kucing kalian akan lebih terlihat rapi.

5. Hati-hati

            Terkadang peliharaan kalian masih saja lincah saat dalam proses pemotongan kuku, hal ini tentunya harus membuat kalian lebih berhati-hati ya. Agar kuku kucing terpotong tepat pada bagiannya jangan sampai terkena bagian merah kuku atau quicknya.

Bagaimana cukup mudah untuk Anda lakukan kan? Kalian bisa praktekan ke kuku hewan peliharaanmu jika dirasa sudah terlalu panjang dan kotor. Selain dapat menjaga kesehatan dan menjaga kenyamanan kalian berdua, hal ini bisa membuat kalian lebih dekat loh…

sumber : www.kucingpedia.com