Mainan Untuk Kucing

mainan kucing

Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang cukup aktif. Mereka sangat suka bermain, terutama saat ditemani oleh pemiliknya. Tingkahnya yang menggemaskan, membuat siapapun akan senang berada di dekatnya.

Nah buat kamu yang ingin melihat mereka tumbuh dengan ceria, berikut merupakan beberapa mainan yang direkomendasikan untuk dihadiahkan kepada kucing kesayangan.

5×1 Trixie

5×1 Trixie merupakan mainan yang memungkinkan kucing melakukan 5 aktivitas dalam satu waktu secara bersamaan. Tidak hanya membuat kucing bersenang-senang, mainan ini pun sangat efektif untuk menstimulasi perkembangan mental dan fisik kucing.

Dengan 5×1 Trixie, kucing akan lebih aktif dan fokus saat bermain (memburu makanan). Panca indra mereka pun akan dilatih, mulai dari cakar, lidah, indera penciuman, hingga penglihatan. Semuanya distimulasi dalam satu waktu.

Manfaat lainnya, 5×1 Trixie membuat kucing bisa mengembangkan insting berburunya. Pasalnya, permainan ini akan membuat kucing mendapat makanan dengan cara yang tidak mudah.

Smartcat Mouse Hole

Mainan ini memungkinkan kucing bisa bermain sendiri, tanpa harus ditemani pemiliknya. Sangat cocok digunakan agar mereka tetap asyik bermain saat ditinggalkan pergi, atau ketika Anda butuh istirahat, sementara kucing kesayangan masih ingin bermain.

Mainan ini terbuat dari papan yang didalamnya dipenuh dengan lubang. Anda bisa menyembunyikan mainan kesayangan si kucing, seperti mainan tikus atau bola mini. Setelah itu, biarkan kucing menemukan dan menangkap mainan tersebut dari dalam Smartcat Mouse Hole.

Smartcat Mouse Hole sangat cocok digunakan untuk memuaskan insting berburu mereka, sekaligus menjaga kucing tetap aktif dan fokus.

Cat Dancer

Sebenarnya ini merupakan mainan klasik yang sangat disukai kucing. Cat Dancer dilengkapi dengan pita warna-warni yang terikat pada sebuah tongkat kecil. Cara memainkan Cat Dancer sangat mudah, Anda tinggal menggerak-gerakan tali tersebut agar dikejar si kucing.

Jika Anda ingin bersantai, cukup pegang Cat Dancer dan biarkan si kucing menarik-narik dan memainkan tali tersebut. Bagian pegangannya yang elastis, akan membuatnya selalu tergoda untuk menerkam dan memainkan mainan simple ini.

Cat Dancer sangat cocok digunakan untuk melatih fisik, indera penglihatan dan insting berburu kucing. Mainan ini pun akan membuat kucing selalu waspada saat menghadapi lawan.

Bola Benang

Mainan bola benang selalu menyenangkan untuk dimainkan. Sesuai dengan namanya, mainan ini terbuat dari benang yang digulung hingga menyerupai bola. Dalam beberapa versi, ada juga mainan yang berbentuk bola kain yang didalamnya terdapat bunyi-bunyian.

Mainan ini sangat cocok untuk mengembangkan insting berburu, sekaligus melatih kekuatan fisiknya. Yang paling penting, mainan ini aman bagi kucing.

Kenapa Harus Memberikan Mainan Pada Kucing?

Secara alami kucing merupakan hewan aktif yang senang bergerak demi melatih insting berburu mereka. Selain menjaga kebugaran kucing, mainan pun diberikan untuk menjaga agar kucing tidak stres, dan mencegah munculnya sifat destruktif hewan.

Selain itu, berikut merupakan beberapa manfaat memberikan mainan pada kucing kesayangan.

  1. Memberikan waktu me-time kepada hewan peliharaan untuk bermain sesuai keinginan.
  2. Mengikis sifat dependensi terhadap hewan peliharaan.
  3. Menyehatkan karena selama bermain, insting alami kucing akan terus dilatih.
  4. Memperlancar sistem pencernaan bagi kucing
  5. Mencegah stress pada kucing.

Ingat, selain diberi makanan dan tempat tinggal terbaik, kucing pun butuh bermain dan sentuhan dari pemiliknya. Dengan begitu, kucing peliharaan akan tumbuh lebih sehat dan ceria.

Masalah Anjing Tidak Mau Makan

anjing-mogok-makan

Siapa sih yang tidak panik saat anjing peliharaannya tidak mau makan. Dari gangguan makan ini, akan timbul masalah lainnya, mulai dari anjing yang tidak selincah biasanya, sistem kekebalan tubuhnya menurun dan dia pun jadi mudah sakit.

Kenapa anjing tidak mau makan? Berikut merupakan beberapa masalah yang mungkin terjadi ketika anjing peliharaan Anda tidak mau makan.

Gangguan Mulut

Sama seperti manusia, anjing bisa mengalami gangguan mulut, seperti sariawan, infeksi jaringan mulut, dan lainnya. Kondisi ini bisa menyebabkan anjing kehilangan nafsu makan, bahkan tidak mau makan sama-sekali meski dihidangkan makanan kesukaannya.

Periodontal merupakan gangguan mulut yang cukup sering menyerang anjing. Penyakit ini disebabkan oleh peradangan dan hilangnya struktur pendukung dalam gigi. Periodontal ini sangat menyakitkan, dan harus diatasi secepat mungkin.

Untuk mengatasi periodontal, dokter hewan biasanya akan meresepkan antibiotik untuk mengurangi peradangan, atau membersihkan gigi anjing dengan menggunakan metode root planing. Dalam kondisi lanjutan, masalah ini hanya bisa dituntaskan dengan jalur operasi.

Tukak Lambung

Tukak lambung atau dikenal juga dengan radang lambung, merupakan luka yang muncul di sebagian atau seluruh dinding lambung. Hal ini umumnya disebabkan karena terkikisnya lapisan dinding lambung, dan menyebabkan rasa sakit saat anjing peliharaan Anda makan.

Kondisi ini biasanya ditandai dengan perut anjing yang terlihat membengkak dan kembung, diare, gangguan pernafasan, hingga sering keluar gas.

Tukak lambung tidak bisa dibiarkan. Selain dapat menurunkan nafsu makan, luka pada lambung bisa menyebabkan pendarahan internal yang cukup hebat. Untuk mengatasinya, Anda bisa memberikannya obat anti kembung atau dimethicone atau zinc acetate.

Enteritis

Enteritis merupakan salah satu masalah yang membuat nafsu makan anjing menurun. Selain itu, radang usus kronis ini biasanya diikuti dengan diare. Dalam beberapa kondisi, diare ini akan diikuti dengan pendarahan, tergantung dari tingkat keparahan enteritis yang diderita anjing.

Gejala lainnya, Anda mungkin akan menemukan feses yang masih menempel di daerah sekitar anus, paha dan ekor, terkadang diikuti dengan demam dan denyut jantung yang tidak beraturan.

Untuk mengatasinya, Anda bisa memberikan antibiotik spektrum luas, dan multivitamin untuk memperbaiki sistem kekebalan tubuh anjing. Jika dibutuhkan, Anda bisa memberikan cairan infus sebagai pengganti cairan tubuh yang hilang akibat dehidrasi.

Konstipasi Usus

Anjing bisa mengalami konstipasi usus atau sembelit. Penumpukan tinja dalam usus akan membuat perut anjing terasa penuh dan membuat nafsu makannya hilang. Kondisi ini ditandai dengan frekuensi buang air besar anjing yang lambat, hingga perubahan perilaku seperti gelisah dan lainnya.

Secara fisik, sembelit bisa dikenali dengan bentuk perut bagian bawah anjing membesar, sering mengejan-ngejan namun tidak ada kotoran yang keluar, atau jika keluar akan butuh waktu lama dengan bentuk feses yang terlihat lebih gelap dan keras.

Untuk mengatasi masalah ini, Anda bisa memberikan obat pencahar yang dimasukkan ke dubur anjing atau obat oral. Jangan lupa, dorong anjing untuk mengkonsumsi air putih yang banyak.

Pankreatitis

Pankreatitis merupakan penyakit peradangan yang terjadi pada pankreas anjing. Gejala penyakit dapat dilihat dari perilaku anjing yang cenderung lebih pasif, mengalami penurunan nafsu makan ekstrim, dan tubuh anjing terlihat kurus karena kekurangan nutrisi.

Untuk mengatasi masalah ini, sebaiknya segera periksakan anjing Anda ke dokter hewan untuk mendapatkan pengobatan sesuai dengan tingkat keparahan pankreatitis yang dideritanya.

Kenapa Bulu Kucing Sering Rontok

ilustrasi-bulu-kucing-rontok

Bulu kucing yang rontok memang sangat menyebalkan karena membuat seisi rumah terlihat kotor. Tidak hanya itu, bulu mereka yang rontok pun cukup mengkhawatirkan karena kucing yang awalnya terlihat sangat cantik, jadi terlihat kurang menarik. Bahkan cenderung mengerikan.

Kenapa sih sih bulu kucing sering rontok? Berikut merupakan beberapa penyebabnya.

Masuk Periode Rontok

Jika Anda sudah memberi perhatian dengan memberikan makanan terbaik, kucing selalu bermain dengan riang, dan selalu dimandikan secara berkala, tapi bulunya masih tetap saja rontok. Jangan khawatir, mungkin kucing kesayangan Anda sedang dalam periode rontok.

Biasanya, kucing akan mengalami periode rontok ini setahun sekali. Setelah itu, bulunya akan tumbuh kembali jadi lebih lembut dan indah. Untuk kucing betina, umumnya mereka akan mengalami masa rontok bulu saat musim kawin, atau ketika hamil.

Kekurangan Nutrisi

Bulu kucing biasanya akan rontok ketika kekurangan vitamin A, E dan Protein. Umumnya, masalah kurang gizi ini terjadi pada kucing rumahan yang asupan gizinya tidak diperhatikan, misalnya memberi pakan yang terlalu banyak campuran tepungnya, atau malah hanya diberi nasi saja.

Jelas kekurangan nutrisi akan membuat kesehatan kulitnya terganggu, dan ini akan menyebabkan bulunya rontok. Sebagai catatan, kucing merupakan hewan karnivora. Jadi pastikan makanan yang diberikan merupakan makanan khusus kucing.

Kelebihan Vitamin

Untuk memastikan kesehatannya, pemilik kucing akan memberi vitamin tambahan, dengan harapan bulu kucing akan tumbuh lebat, dan tubuhnya jadi lebih sehat. Tapi hati-hati, kelebihan vitamin justru bisa membuat kulit kucing jadi kering, mengelupas, berkerak dan bulunya mudah rontok.

Agar tumbuh maksimal dengan bulu yang sehat, berikan vitamin seperlunya saja. Jika Anda sudah memberi makanan dengan kandungan nutrisi lengkap, atau sudah diperkaya dengan vitamin A, dan E, pemberian vitamin tambahan sebenarnya tidak dibutuhkan lagi.

Salah Pilih Shampo

Memandikan kucing secara rutin merupakan hal yang wajib dilakukan untuk menjaga kebersihan bulu dan kulitnya, sekaligus merangsang pertumbuhan bulu agar lebih lebat dan lembut. Namun hati-hati, jangan sampai salah memilih produk mandi bagi kucing.

Salah menggunakan produk mandi, seperti shampo akan membuat bulu kucing mudah rontok. Maka dari itu, jika kucing kesayangan Anda sudah cocok dengan satu merk shampo, jangan coba-coba gunakan produk mandi merk lainnya.

Alergi

Terkadang masalah alergi bisa menyebabkan bulu kucing rontok. Meski hingga kini belum dipastikan apa penyebab utama pemicu alergi pada kucing, namun dugaan sementara kondisi ini disebabkan karena obat yang dikonsumsi si kucing tidak cocok, atau pemberian vaksin yang kurang tepat.

Tidak hanya itu, alergi pun bisa disebabkan karena adanya parasit, atau berasal dari makanan kucing yang tidak cocok. Jika sudah begini, solusi terbaik adalah, membawanya ke dokter hewan.

Kutu dan Pinjal

Kutu dan pinjal merupakan dua masalah serius yang kerap menyerang kucing, terutama jenis kucing berbulu lebat. Kutu dan pinjal akan menyerap nutrisi dari tubuh kucing lewat kulit. Kondisi inilah yang membuat bulu kucing jadi mudah rontok, bahkan timbul borok.

Untuk mengatasinya, Anda bisa membeli shampo khusus untuk mengatasi kutu, menggunakan sisir khusus untuk membasmi kutu, hingga memberikan Vaksin Ivermectin. Namun khusus untuk pemberian vaksin anti-kutu, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter hewan.

Jenis Kucing Peliharaan

kucing-rusia-blue

Kucing merupakan hewan peliharaan favorit dan populer bagi masyarakat Indonesia sehingga tak heran jika banyak orang Indonesia yang hobi dengan binatang lucu nan menggemaskan yang satu ini. Dari sekian banyak jenis kucing yang berada di Indonesia, kebanyakan dari kita lebih memilih untuk memelihara jenis kucing ras ketimbang mengadopsi kucing lokal.

Berikut merupakan beberapa jenis kucing yang cukup populer dan sering dijadikan sebagai hewan peliharaan di Indonesia.

Kucing Persia

Kucing Persia merupakan salah satu jenis kucing yang cukup populer. Ciri khas utamanya adalah, tubuh kucing persia cukup bongsor dengan bulu yang lebat dan hidung pesek. Karakternya sendiri cukup pemalas, namun sangat menggemaskan.

Kucing persia terdiri dari beberapa jenis, mulai dari Flatnose, Peaknose, Persia Medium, dan Eksotis Short Hair. Semua jenis kucing persia tersebut merupakan kawin silang dari jenis kucing lainnya untuk didapat ciri khas yang lebih unik.

Kucing Anggora

Kucing anggora atau dikenal sebagai kucing Ankara, merupakan jenis kucing ras tertua di dunia yang berasal dari Turki. Ciri khas dari kucing ini adalah, bulu yang indah, lebat, tubuh ramping, berotot, dengan kepala berbentuk segitiga.

Kucing ini termasuk jenis kucing yang senang berinteraksi dengan manusia. Berbeda dengan kucing persia yang cenderung pemalas, kucing anggora cukup aktif dan energik. Selain itu, kucing ini pun sangat cerdas dan penurut, sehingga mudah dilatih oleh pemiliknya.

Kucing Maine Coon

Maine coon merupakan salah satu jenis kucing berbulu panjang yang berasal dari daerah Maine, Amerika, dan merupakan salah satu jenis kucing ras tertua di dunia. Kucing Maine Coon merupakan persilangan dari kucing lokal dan rakun alias racoon.

Kucing jenis ini sangat aktif dan gemar bermain bersama pemiliknya. Selain itu, sifatnya yang mudah beradaptasi, membuat maine coon jadi pilihan terbaik hewan peliharaan di Indonesia. Perawatan kucing maine coon sendiri sangat mudah, sama seperti jenis kucing berbulu lebat lainnya.

Kucing Russian Blue

Sesuai dengan namanya, Kucing Russian Blue merupakan jenis kucing ras yang berasal dari Rusia. Bulu berwarna biru perak, dengan bulunya yang pendek dan mata berwarna hijau merupakan ciri khas utamanya. Meski bulunya pendek, bulu Kucing Russian Blue ini sangat lembut saat disentuh.

Karakter Kucing Russian Blue ini sangat lembut, dan punya rasa ingin tahu yang tinggi. Namun disamping itu, kucing ini ternyata punya sifat pemalu, terutama terhadap orang asing. Mereka akan bersembunyi saat bertemu dengan orang yang belum dikenalnya.

Kucing Siamese

Kucing Siamese atau dikenal juga dengan nama kucing siam, merupakan salah satu jenis kucing unik dengan mata biru dan pola bulu yang cukup seragam, yakni bulu putih dengan variasi warna coklat gelap. Jenis ini merupakan ras kucing oriental yang berasal dari Siam, Thailand.

Kucing siam merupakan jenis kucing yang keras kepala dan sulit ditinggal sendirian. Namun jika sudah terlatih, kucing siam bisa dengan mudah berbaur dengan penghuni rumah lainnya, bisa jadi predator bagi hama rumahan dan sangat mudah perawatannya.

Kucing Scottish Fold

Kucing scottish fold merupakan jenis kucing unik dengan ciri khas telinga terlipat, bentuk kepala bulat, dan mata yang terbuka lebar. Scottish fold punya leher yang sangat pendek, sehingga terlihat sangat menggemaskan dengan bentuk badan yang cukup gemuk.

Bulunya kucing ini tidak terlalu panjang dan sangat mudah perawatannya. Selain itu, sifatnya yang mudah bergaul membuat kucing ini sangat mudah diterima oleh seluruh penghuni rumah. Namun sayang, harga kucing ini tergolong mahal.

Perlu diingat, apapun jenis kucing yang Anda miliki, mereka merupakan makhluk hidup yang butuh dirawat dan diberi kasih sayang. Maka dari itu, rawat mereka dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Ciri-ciri Anjing yang Sehat

ciri-anjing-sehat

Cukup sulit memprediksi anjing kesayangan kita dalam kondisi sehat atau sakit. Namun bukan berarti tidak ada cara untuk melakukannya. Kondisi kesehatan anjing kesayangan bisa dilihat dari bagaimana sikapnya, apakah terlihat riang, senang bermain atau murung.

Selain itu, anjing yang sehat pun cenderung makan dengan lahap dan frekuensi buang air besarnya normal. Berikut merupakan beberapa tanda anjing peliharaan kita dalam kondisi sehat.

Anjing Lincah dan Suka Bermain

Anjing umumnya suka bermain. Mereka akan sangat antusias saat didekati pemiliknya, atau orang yang dikenalnya. Makanya, ketika ada hal buruk yang menimpanya, misalnya sakit atau stres, akan ada gestur yang memperlihatkan dirinya dalam kondisi tidak baik-baik saja.

Cobalah untuk mendekatinya dan lihat reaksinya. Jika sedang tidur, coba bangunkan secara perlahan dengan menggoyang-goyangkan tubuhnya, kemudian lihat reaksinya. Jika langsung terlihat ceria dan mengajak Anda bermain, dapat dipastikan dia dalam kondisi baik-baik saja.

Sebaliknya, jika terlihat murung dan tidak bersemangat untuk bermain, mungkin anjing kesayangan Anda dalam kondisi sakit. Ajak ke dokter hewan terdekat untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Makannya Lahap

Waktu makan merupakan saat yang paling menyenangkan bagi anjing peliharaan. Tidak hanya karena mereka bisa melepaskan rasa laparnya, di momen ini mereka pun akan merasakan langsung kasih sayang yang diberikan oleh sang pemilik.

Dalam kondisi sehat, anjing peliharaan akan terlihat antusias, dan lahap saat makan. Mereka pun akan mengelilingi Anda ketika makanan dibawa mendekat. Ini merupakan gestur yang menunjukkan jika anjing kesayangan Anda sudah tidak sabar menunggu makanan disajikan

Kondisi sebaliknya akan terlihat saat anjing sakit. Mereka mungkin akan bangkit dan menuju tempat makan, tapi tidak terlalu bersemangat, bahkan terlihat ogah-ogahan.

Gigi Bersih dan Bulu Yang Cerah

Anjing yang sehat cenderung punya gigi yang bersih dan bebas dari karang gigi. Ini penting, kebersihan gigi merupakan cerminan dari kondisi sistem pencernaannya. Jika sistem pencernaannya baik, otomatis kesehatan anjing pun dalam kondisi baik-baik saja.

Selain gigi yang bersih, bulu anjing yang sehat pun akan terlihat mengkilat. Hal ini berbeda dengan anjing yang sedang sakit atau dalam kondisi stres, bulu mereka umumnya akan mudah rontok, dan terlihat sangat kusam meski baru selesai dimandikan.

Kedua tanda tersebut harus benar-benar diperhatikan. Penanganan yang cepat dan tepat akan membuat kesehatan anjing Anda selalu terjamin.

Suhu Tubuh, Bulu dan Berat Badan

Penting untuk memperlihatkan status fisiologis normal pada anjing. Salah satunya suhu badan harus berada diantara 37.4-39.2 derajat celcius. Jika lebih atau kurang dari suhu tersebut, bisa diduga anjing Anda dalam kondisi yang kurang baik.

Selain itu, frekuensi bernapas anjing pun bisa jadi indikator kuat kesehatannya. Normalnya, anjing bernafas 24-42 kali hembusan per menit. Namun jika suhu badannya sudah melebihi atau kurang dari batas normal, umumnya frekuensi nafasnya pun tidak akan sesuai angka rata-rata tersebut.

Selain suhu tubuh dan frekuensi bernafas, berat badan ideal anjing pun perlu diperhatikan. Untuk mengukurnya, Anda hanya perlu memegang area tulang rusuk anjing. Jika berat badannya normal, tulang rusuk tidak akan terlihat, tetap ketika dipegang tulang rusuknya masih terasa.

Jika Anda melihat gejala-gejala yang tidak diinginkan, segera bawa ke dokter hewan terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selalu berikan nutrisi yang dibutuhkan agar Anjing kesayangan Anda tumbuh sehat dan sistem kekebalan tubuhnya tetap terjaga.

Tips Memelihara Kucing Yang Baik

kucing peliharaan

Kucing merupakan salah satu hewan rumahan yang banyak dipelihara karena tingkahnya yang menggemaskan. Selain itu, kucing pun sangat mudah dirawat. Untuk kucing yang sudah terlatih, Anda bahkan bisa membiarkannya bebas berkeliaran di dalam rumah.

Namun meskipun begitu, kucing tetaplah hewan yang harus dirawat agar sehat dan tumbuh maksimal. Berikut merupakan tips memelihara kucing di rumah.

Jangan Asal Makanan, Kucing Juga Butuh Nutrisi!

Ini yang kerap dilupakan banyak orang. Mereka beranggapan kucing bisa memakan segalanya, termasuk nasi dan makanan lainnya yang biasa dikonsumsi manusia. Padahal faktanya, kucing adalah karnivora alami yang harus mendapat asupan nutrisi terbaik.

Beberapa mineral penting yang sebaiknya terkandung dalam makanan kucing, adalah, kalsium, zat besi, kalium, fosfor, mangan dan magnesium. Mineral-mineral tersebut berperan penting dalam pembentukan enzim, memaksimalkan sirkulasi oksigen, dan menjaga keseimbangan pH kucing.

Selain itu, kucing pun butuh vitamin untuk memaksimalkan pertumbuhan dan menjaga metabolisme tubuhnya. Beberapa vitamin tersebut diantaranya, vitamin A, B kompleks, C, D, E, dan K. Jangan lupa, berikan juga asupan air yang cukup agar tidak dehidrasi. Selain vitamin untuk pertumbuhan, vitamin bulu kucing juga perlu dipertimbangkan agar kesehatan dan kebersihan bulunya selalu terjaga.

Penting untuk diketahui, kucing yang terlalu banyak mengkonsumsi makanan non-karnivora, seperti nasi, sayuran dan lainnya, akan menderita masalah pencernaan. Salah satu tandanya adalah, kotoran lembek dan lebih berbau.

Sikat Bulunya Secara Teratur

Anda pasti sering melihat kucing menjilati tubuhnya sendiri kan? Selain untuk membersihkan badan, aktivitas tersebut ternyata berfungsi untuk mengangkat bulu-bulu kucing yang rontok, mengangkat bakteri, kotoran dan kutu yang mungkin ada dalam tubuhnya.

Meski si kucing bisa melakukannya sendiri, sangat disarankan Anda ikut membantu aktivitas kucing tersebut dengan menyikat bulunya secara teratur. Jangan lupa, gunakan sikat khusus untuk bulu kucing, atau Anda juga bisa menggunakan sikat yang berbentuk sarung tangan.

Anda sangat disarankan untuk menyikat bulu kucing, minimal sehari sekali. Terlebih jika kucing yang Anda miliki merupakan jenis kucing berbulu lebat dan panjang, seperti kucing persia, dan jenis lainnya. Perawatannya harus dilakukan secara ekstra ketat!

Kucing yang bulunya sering disikat, akan punya bulu yang tebal, rapi dan lembut. Selain itu, mereka pun lebih sehat dan Anda pun tidak akan segan untuk membiarkannya bermain di dalam rumah, termasuk ikut ‘numpang’ tidur di kamar.

Ajarkan Aktivitas Harian

Kucing merupakan hewan yang cerdas dan mandiri. Tapi untuk bisa mengerti apa yang Anda inginkan, mereka harus diajari secara telaten. Misalnya, membiasakan makanan hanya di satu tempat, dengan menggunakan wadah makanan khusus.

Dengan cara ini, si kucing tidak akan berani memakan makanan yang berada di luar. Jika mereka menemukan makanan di luar, si kucing pasti akan membawanya ke rumah untuk dimakan di wadah tersebut. Dengan demikian, Anda bisa mengontrol makanan apa saja yang dikonsumsinya.

Selain itu, aktivitas buang air pun harus diajarkan sejak dini. Sediakan pasir khusus dalam wadah khusus (litter box) dan simpan di tempat yang ‘aman’. Misalnya, Anda bisa menyimpannya di halaman belakang yang terlindung dari hujan, atau di tempat lainnya.

Meski Anda kerap membiarkannya tidur di kamar atau bahkan di sofat, tapi sangat disarankan untuk memberikan tempat tidur khusus untuknya.

Ajak Bermain dan Jalan-jalan Keluar Rumah

Berikan perhatian agar si kucing merasa nyaman berada di dekat Anda. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memberi perhatian khusus kepadanya, misal dengan mengajaknya bermain, sering memangku dan membelainya.

Di waktu senggang, tidak ada salahnya Anda membawa kucing kesayangan berjalan-jalan ke luar rumah, atau mengajaknya bermain di taman. Jangan ragu untuk memberikan ‘mainan kucing’ agar mereka lebih lincah dan aktif bergerak. Ingat, kucing gemuk seperti Garfield itu nggak baik!

Sering berinteraksi dan mendapat perhatian berlebih, akan membuat kucing lebih ramah terhadap manusia. Mereka pun tidak akan stres, dan pertumbuhannya lebih optimal.

Mandikan dan Jaga Kebersihan Kandangnya

Selain menyikat bulu kucing secara teratur, Anda pun wajib memandikannya, minimal sekali dalam seminggu. Tentu memandikan kucing harus dilakukan secara hati-hati, dan menyeluruh, termasuk membersihkan telinga kucing menggunakan cotton bud atau kapas.

Jika kucing Anda ditempatkan dalam kandang khusus, pastikan kandang tersebut tetap kering dan terjaga kebersihannya. Jangan biarkan ada sisa makanan, apalagi sisa pup atau air kencing, dan hal lainnya yang bisa membuat kondisi kandang terlihat jorok.

Sebulan sekali sebaiknya bawa kucing Anda ke salon khusus hewan peliharaan untuk mendapat treatment khusus, termasuk membersihkan kuku, taring, memberikan shampo kucing dan lainnya. Jika si kucing memperlihatkan gelagat aneh, seperti murung atau jadi lebih agresif, segera hubungi dokter hewan.

Ingat, kucing (apapun jenisnya dan berapapun harganya) bukan sekedar hewan peliharaan. Mereka adalah sahabat, sekaligus bagian dari keluarga kita. Jadi perlakukan mereka dengan baik!

Tips Memandikan Kucing Kesayangan

mandiin kucing

Kucing merupakan binatang yang paling banyak dipilih sebagai hewan peliharaan. Tingkahnya yang lucu dan menggemaskan, akan membuat siapapun terhibur melihatnya. Bahkan banyak penelitian yang menyebut jika memiliki kucing di rumah bisa menghilangkan stres.

Salah satunya penelitian yang dilakukan Dr Adnan Qureshi. Dilansir U.S. News World and Report, menyebut jika memelihara kucing dapat menurunkan tingkat stres, mengurangi gangguan kecemasan, dapat menurunkan tekanan darah, dan menjaga denyut jantung tetap stabil.

Sementara menurut Dr Carol Gomez, dokter hewan di Georgetown Veterinary Hospital, menjelaskan jika kucing dapat ‘menghibur’ pemiliknya dengan cara merespon suara panggilan, dan sentuhan pemiliknya, dengan cara yang sangat unik.

Tips Mudah Memandikan Kucing Peliharaan

Meski bisa membersihkan dirinya sendiri dengan cara menjilati seluruh bagian tubuhnya, kucing tetap butuh mandi. Menurut Dr Carol, kucing yang tidak pernah dimandikan, beresiko dihinggapi kutu dan timbul borok. Selain itu, kucing pun akan gampang sakit, dan bulu-bulunya tampak lusuh tak terawat.

Salah satu ciri kucing sudah harus dimandikan adalah, dia sering menggaruk dan menggigit bagian tubuhnya, terutama bagian telinga, perut dan leher. Selain itu, bulu kucing pun terasa kesat, dan timbul aroma yang kurang menyenangkan.

Namun ingat, cara memandikan kucing berbeda dengan cara memandikan binatang lainnya. Pasalnya, hewan menggemaskan ini bisa berubah jadi ganas saat bersinggungan dengan air. Bahkan mereka tidak segan akan melawan dengan mencakar dan menggigit Anda saat akan dimandikan.

Nah buat Anda pemilik kucing, berikut beberapa trik yang bisa digunakan untuk memandikan kucing, tanpa harus ada drama yang bisa membahayakan Anda dan kucing peliharaan.

1. Pilih Waktu Yang Tepat

Sebelum memandikan kucing, pastikan dia dalam kondisi rileks. Hal ini penting dilakukan agar kucing tidak banyak berontak saat akan dimandikan. Anda pun bisa memberinya makan yang banyak, dan biarkan kucing bersantai sejenak.

Sebelum dimandikan, elus-elus dia hingga kondisinya benar-benar tenang. Usahakan pegang bagian kaki dan usap-usap kepalanya hingga si kucing terlihat memejamkan mata. Anda pun bisa membelai bagian bawah lehernya dengan lembut.

Kucing biasanya dimandikan seminggu sekali. Jika kucing banyak ditumbuhi kutu, Anda bisa menggunakan shampo kucing yang khusus digunakan untuk mengendalikan kutu. Produk seperti ini bisa Anda dapatkan di Pet Shop terdekat.

2. Sebaiknya Gunakan Air Hangat

Kebanyakan kucing sensitif dengan air dingin. Maka dari itu, agar tidak terlalu banyak drama, sebaiknya gunakan air hangat yang ditampung dalam ember plastik berukuran besar. Setelah itu, masukkan kucing ke dalamnya, dimulai dari bagian kakinya.

Setelah si kucing terlihat menikmati, Anda bisa mulai membasahi bagian buntutnya terlebih dahulu, kemudian secara perlahan beranjak ke tubuh bagian belakang hingga ke leher. Tapi ingat, jangan sampai telinga kucing kecipratan air. Ini bisa sangat berbahaya!

Bubuhkan shampo kemudian pijat secara perlahan hingga semua bagian tubuhnya benar-benar bersih maksimal. Jangan lupa, bersihkan bagian kepala dan wajah si kucing secara perlahan (terutama bagian ujung mata). Tapi untuk bagian ini, sebaiknya jangan gunakan shampo.

Untuk proses pembilasan, sebaiknya gunakan selang semprot agar tubuh si kucing bersih maksimal. Jika tidak, Anda bisa menggunakan gayung yang diguyur dari bagian atas, kemudian tekan-tekan agar sisa shamponya keluar. Sebaiknya proses pembilasan tetap menggunakan air hangat!

3. Keringkan Hingga Maksimal

Setelah bersih maksimal, pihak-pijat bagian tubuh kucing agar sisa air yang terperangkap dalam bulunya, bisa terbuang. Setelah itu, siapkan handuk kering dan keringkan seluruh bagian tubuhnya dengan cara ditepuk-tepuk. Lakukan hingga kering maksimal.

Agar makin sempurna, Anda bisa menggunakan blower atau pengering rambut. Atur panasnya di posisi minimal. Selain itu, perhatikan saat akan mengeringkan bagian wajah kucing. Pastikan dilakukan dengan sangat hati-hati.

Alternatif lainnya, setelah dikeringkan dengan handuk, Anda bisa menjemur kucing dibawah sinar matahari. Gunakan keranjang kucing dan usahakan proses menjemur kucing ini dilakukan di sore atau pagi hari. Jangan di tengah hari saat sinar matahari sedang terik.

4. Bersihkan Telinga Kucing

Setelah dimandikan, bulu kucing akan terasa sangat lembut dan si kucing pun terlihat lebih tenang. Pangku dia dan berikan belaian lembut. Sambil melakukannya, Anda bisa membersihkan bagian dalam telinga kucing dengan menggunakan cotton bud atau kapas yang sudah dibasahi baby oil.

Lakukan secara perlahan, pegang kepalanya dengan lemah lembut, dan pastikan seluruh bagian dalam telinga kucing bersih maksimal. Proses pembersihan telinga kucing ini bisa dilakukan 2-4 minggu sekali, atau ketika telinga kucing kesayangan Anda sudah terlihat kotor.

Jika tidak mau repot dengan seluruh proses di atas, Anda bisa menggunakan jasa salon hewan peliharaan. Di sana, kucing kesayangan Anda tidak hanya dimandikan, tapi juga akan diberi beberapa treatment yang akan membuatnya semakin sehat, bahagia dan nyaman saat dipeluk.

Ragam Jenis Kucing Yang Ada Di Dunia

kucing bengal

Sebagai salah satu hewan peliharaan di dunia, kucing sejatinya berasal dari jenis kucing domestik atau felis catus. Namun dalam perkembangannya, beberapa pakar kemudian melakukan rekayasa genetik dan perkawinan silang untuk mendapat jenis kucing baru yang lebih ramah dan unik.

Berikut merupakan beberapa jenis kucing yang di berbagai penjuru dunia, dari mulai yang terbesar, hingga bentuknya yang paling unik.

1. Kucing Persia


Sesuai dengan namanya, kucing ini berasal dari Iran. Ciri khas utamanya adalah, wajahnya bulat, hidung pesek, bulunya sangat lebat dan masuk dalam jenis kucing ukuran sedang. Meski termasuk dalam jenis kucing pemalas, kucing ini termasuk paling banyak dipelihara di Indonesia.

Terkadang kucing ini dikawinkan dengan jenis lainnya untuk mendapatkan keunikan berupa moncong yang lebih panjang, bentuk wajah segitiga atau bentuk bulu yang lebih unik.

2. Kucing Bengal


Kucing domestika ini merupakan hasil kawin silang antara ras leopard dan American shorthair, kemudian induknya ini dikawinkan lag dengan jenis lainnya. Ciri khas utama kucing bengal adalah, corak pola spotted khas macan tutul, dan ukurannya sangat besar. Mencapai 10 kg.

Selain itu, kucing bengal pun dikenal sangat suka dengan air, punya kecerdasan di atas rata-rata, dan sangat aktif. Kucing bengal termasuk dalam jenis kucing hutan, namun aman dijadikan peliharaan.

3. Kucing Munchkin


Jenis kucing ini sangat unik, mirip dengan anjing sosis atau Dachshund. Ciri khas utamanya adalah kakinya yang lebih pendek ketimbang kucing kebanyakan. Kucing munchkin termasuk dalam jenis kucing berukuran mungil. jantannya saja hanya seberat 3-4 kg saja.

Sama seperti kucing ras lainnya, kucing ini pun banyak mengalami perkawinan silang untuk didapat jenis kucing dengan variasi bulu, warna dan keunikan lainnya.

4. Kucing British Shorthair


Ciri khas utama kucing ini adalah, berbulu pendek dan merupakan salah satu ras kucing tertua di dunia. Konon katanya, kucing ini berhubungan erat dengan bangsa Romawi yang pernah menjajah wilayah Britania. Ukurannya cukup besar, dan bentuknya tempat seperti kucing obesitas.

Sekarang ini, british shorthair sudah mengalami banyak rekayasa genetika sehingga didapat jenis yang punya banyak varian warna.

5. Kucing Scottish Fold


Kucing Telinga Lipat Skotlandia atau Scottish Fold merupakan jenis kucing unik. Sesuai dengan namanya, kucing ini memiliki telinga yang tampak terlipat sehingga terlihat lebih pendek dari ukuran telinga kucing kebanyakan.

Selain itu, wajahnya terlihat lebih bulat, punya mata yang sangat lebar, leher pendek, dan hidung yang sangat pendek. Jika diperhatikan, sepintas kucing ini mirip burung hantu.

6. Kucing Rex Devon


Kucing Rex Devon merupakan jenis kucing hasil mutasi genetik, dengan ciri khas utama bulu yang sangat pendek, keriting dan bertekstur. Ciri khas lainnya, kucing asal Inggris ini memiliki mata yang besar dan bulat, serta telinga yang sangat panjang dan lebar.

Berbeda dengan kucing lainnya, kucing ini memiliki kumis yang sangat pendek, bahkan banyak yang mengira kucing Rex Devon tidak punya kumis sama sekali.

7. Russian Blue


Russian Blue merupakan salah satu jenis kucing yang paling banyak penggemarnya. Bulunya sangat lembut, dengan warna biru keabuan yang mengkilat, sangat lembut dan tipis. Selain itu, kucing jenis ini pun sangat ramah dan punya kecerdasan yang unik.

Matanya terlihat sangat besar dengan warna hijau cerah. Kucing dengan ukuran sedang ini pun cukup sensitif, sedikit pemalu, tapi punya kepercayaan diri yang tinggi.

8. Kucing Sphynx


Bagi penggemar kucing unik, kucing Sphynx merupakan salah satu jenis yang wajib Anda miliki. Kucing yang berasal dari Kanada ini bentuknya sangat unik karena terlihat tanpa bulu, telinga lebih lebar ketimbang kucing kebanyakan, matanya besar dan bulat, serta kulitnya tampak keriput.

Meski bentuknya sangat menyeramkan, kucing ini cukup banyak penggemarnya. Di Indonesia sendiri, kucing sphynx termasuk dalam ras kucing yang dibanderol dengan harga sangat.

9. Kucing Maine Coon


Sesuai dengan namanya, kucing ini berasal dari Maine, Amerika Serikat. Ciri khas utamanya adalah, bentuknya yang cukup besar, mencapai 1 meter untuk ukuran dewasa, dengan bentuk tubuh yang gemuk dan ekor memanjang. Sangat mirip dengan rakun.

Untuk beberapa ras yang sudah mengalami perkawinan silang, salah satu jenis kucing tertua di dunia ini punya bulu yang sangat panjang di bagian leher dan kepala, sehingga tampak seperti singa.

10. Kucing Ragdoll


Hampir sama dengan kucing Maine Coon, kucing Ragdoll masuk dalam kategori kucing raksasa. Matanya terlihat biru, bulunya sangat lembut dan lebat. Jika disentuh, bulunya terasa seperti bulu kelinci. Kucing ini termasuk dalam keturunan gen Persia, Birman dan Burmese.

Selain jenis di atas, sebenarnya masih banyak jenis kucing lainnya yang cukup unik. Diperkirakan, jenis kucing akan terus bertambah karena kawin silang antar jenis kucing masih terus dilakukan.

Jenis Ras Anjing Yang Memiliki Harga Termahal

anjing samoyed

Sama seperti kucing, anjing merupakan hewan peliharaan yang cukup banyak digemari di Indonesia. Jenisnya anjing sendiri cukup banyak dengan berbagai karakter dan ciri fisik yang unik. Karena hal inilah, beberapa anjing ras kerap dibanderol dengan harga yang sangat mahal.

Berikut merupakan beberapa ras anjing yang cukup populer karena keunikan dan kecerdasannya, dengan banderol harga yang sangat mahal.

Anjing Samoyed

Anjing samoyed berasal dari suku Samoyedic, di Siberia. Zaman dulu, anjing ini kerap digunakan untuk menarik kereta luncur, dan gembala rusa. Karena aktivitasnya, anjing ini punya ciri fisik yang besar berotot, kuat dan tangguh. Bobot anjing dewasa bisa mencapai 60 kg.

Anjing tangguh ini merupakan anjing termahal di dunia, dengan harga mencapai 50-150 jutaan. Meski tampilannya sangat garang, jangan khawatir karena anjing ini termasuk sangat ramah pada manusia, terlebih jika Anda sering mengajaknya untuk beraktivitas.

Anjing Tibetan Mastiff

Anjing ini berasal dari China dan Nepal, dengan ciri khas fisik bertubuh kekar dan besar. Selain itu, anjing ini pun memiliki bulu yang panjang, termasuk di bagian leher dan kepala. Sangat mirip dengan tampilan singa jantan dewasa.

Anjing ini dibanderol dengan harga sekitar 95 jutaan, dan termasuk dalam jenis hewan penjaga. Namun sayang, karena dikenal sebagai anjing yang cerda, tibetan mastiff dikenal sangat keras kepala dan sulit dilatih. Butuh metode khusus untuk menaklukannya.

Anjing Pharaoh Hound

Secara fisik, anjing ini terlihat sangat atletis dengan kaki jenjang dan tubuh yang tidak terlalu besar. Anjing Pharaoh Hound pun dikenal sebagai anjing yang cerdas, dengan keunikan bulu dan telinganya akan memerah saat sedang bahagia atau bersemangat.

Harga Pharaoh Hound cukup besar, mencapai 90 jutaan. Namun sama seperti Tibetan Mastiff, anjing yang masuk dalam kategori anjing penjaga ini dikenal cukup agresif. Selain itu, anjing ini pun termasuk keras kepala dan sulit diatur.

Anjing Akita

Selanjutnya, anjing yang memiliki harga jual di bawah seratus juta adalah anjing Akita. Harga pasarannya kurang lebih 60 juta atau setara dengan 4.500 Dollar Amerika.

Anjing Akita termasuk dalam anjing cerdas. Bahkan anjing ini pernah muncul dalam beberapa film Hollywood dan doge meme yang belakangan ini viral di dunia maya. Karena kecerdasannya ini, wajar jika banderol anjing Akita bisa mencapai 60 jutaan.

Anjing yang secara fisik mirip dengan siberian husky ini punya dua versi, Amerika dan Jepang. Untuk versi Jepang biasanya dibanderol dengan harga yang jauh lebih mahal.

Anjing Azawakh

Anjing Azawakh sebenarnya berasal dari Afrika. Namun di negara asalnya, anjing ini sudah jarang terlihat, dan lebih banyak dikembangkan di Amerika dan Kanada. Secara fisik, anjing ini bisa dikenali dari kakinya yang sangat panjang, dengan bentuk tubuh yang ramping.

Ciri fisik inilah yang membuat anjing Azawakh mampu berlari hingga 40 mph. Bahkan di beberapa negara, termasuk Dubai, Anjing ini kerap digunakan sebagai anjing balapan. Di toko hewan peliharaan, Anjing Azawakh dibanderol dengan harga sekitar 42 jutaan.

Anjing Lowchen

Anjing mungil ini bentuknya mirip seperti singa dengan bulu lebat dan tebal. Tingkahnya pun menggemaskan, sehingga layak dijadikan sebagai hewan peliharaan. Namun sayang, anjing yang berasal dari Jerman ini termasuk dalam kategori anjing langka.

Anjing yang dikenal sebagai peliharaan kaum bangsawan dari kerajaan Jerman, Inggris dan Prancis tersebut dibanderol dengan harga yang cukup mahal, lebih dari 40 jutaan.

Anjing Peruvian Inca Orchid

Jika di spesies kucing ada spiynx yang tidak punya bulu, anjing punya Peruvian Inca Orchid. Hewan menakjubkan ini nyaris tanpa bulu, dengan corak kulit yang unik. Karena tidak punya bulu, Anda wajib melindunginya dari sengatan sinar matahari dan udara dingin.

Di toko hewan peliharaan, anjing jenis ini biasanya dibanderol dengan harga sekitar 42 jutaan. Cukup mahal, tapi ini wajar karena keunikan dan kecerdasannya yang terbilang cukup tinggi.

Anjing Air Portugis

Anjing ini sangat unik karena bulunya yang panjang dan ikal. Anjing Air Portugis dikenal sebagai anjing pekerja keras, punya tenaga yang besar dan punya kemampuan hebat dalam berenang. Dulu, anjing ini kerap dimanfaatkan sebagai kurir antar kapal atau antar laut.

Kelebihan lainnya, Anjing Air Portugis termasuk dalam hewan berumur panjang, mencapai 10-14 tahun. Wajar jika anjing ini dibanderol dengan harga yang cukup mahal, mencapai 40 jutaan.

Anjing Saluki

Anjing saluki merupakan ras anjing tertua, bahkan sudah ada sejak zaman Firaun. Anjing yang dikenal sebagai anjing kerajaan ini memiliki ciri fisik tubuh ramping dan tinggi, dengan bulu tebal yang menutupi hampir seluruh area telinga, ekor dan kaki.

Anjing ini sangat ramah, suka bergerak dan berumur panjang. Di pasaran, anjing Saluki dibanderol dengan harga 35 jutaan. Bagaimana, tertarik untuk memilikinya?

Berbagai Karakteristik Anjing Yang Perlu Diketahui

Inilah Jenis dan Ras Anjing yang Tergolong Pintar

Anjing merupakan hewan peliharaan yang banyak disukai karena kecerdasan dan kesetiaannya. Selain itu, beberapa orang pun menyukai ciri khas unik dari anjing. Ada yang suka karena warna bulunya yang unik, bentuknya yang cantik atau tampangnya yang garang.

Terlepas dari semua itu, ada hal yang harus Anda pelajari sebelum memutuskan memelihara anjing. Apapun jenisnya, berapapun harganya dan dari manapun asalnya, anjing punya karakteristik unik yang harus dipahami!

Beda Guard Dog, Watchdog dan Family Dog

Secara umum, ada 2 karakter anjing peliharaan, yakni guard dog dan family dog. Dari 2 jenis tersebut, ada sub varian dari guard dog yang dikenal dengan istilah watchdog. Meski sama-sama agresif dan patuh kepada tuannya, secara fungsi keduanya sedikit berbeda.

Khusus untuk guard dog, jenis ini merupakan anjing penjaga yang memang difungsikan sebagai penjaga, baik properti, hewan ternak atau bahkan menjaga majikannya (bodyguard).

Ada banyak jenis anjing yang bisa digunakan sebagai guard dog, misalnya anjing bullmastiff, rottweiler, doberman pinscher, komondor, german shepherd, giant schnauzer, rhodesian ridgeback, kuvasz, american staffordshire terrier dan lainnya..

Umumnya, karakter anjing penjaga ini lebih agresif dan sangat patuh kepada tuannya. Mereka pun mampu menerima perintah, dan berani bertaruh apapun demi tuannya. Namun perlu diingat, guard dog akan jadi anjing penjaga, setelah melewati masa pelatihan.

Meskipun begitu, menurut dokter hewan, drh Rajanti Fitriani, anjing penjaga ini sebaiknya tidak dilatih untuk jadi one man dog, atau anjing yang hanya bersikap ramah kepada tuannya saja. Namun mereka pun harus dilatih untuk ramah kepada orang lain.

Sementara untuk watchdog atau anjing pengawas. Jenis ini umumnya digunakan sebagai alarm untuk memberi peringatan kepada pemiliknya terkait kondisi yang tidak biasa dan cenderung berbahaya, misalnya ancaman pencurian, penyusup dan lainnya.

Anjing pengawas umumnya akan menyalak sebagai bentuk peringatan dini, meski pada akhirnya mereka pun akan menyerang. Beberapa contoh anjing yang cocok digunakan sebagai watchdog adalah, scottish terrier, miniature schnauzer, west highland white terrier, dan lainnya.

Dalam beberapa kondisi, watchdog pun bisa difungsikan sebagai guard dog. Tentu saja ini bisa dilakukan setelah anjing tersebut melewati rangkaian proses pelatihan khusus.

Family Dog Yang Ramah dan Pintar

Sesuai dengan namanya, family dog merupakan jenis anjing yang lebih ramah kepada siapapun. Bahkan beberapa jenis anjing yang masuk dalam kategori family dog, kerap dijadikan sebagai pengasuh anak. Umumnya, jenis ini bisa bebas berkeliaran di area rumah, tanpa diikat.

Secara umum, anjing yang cocok masuk dalam kategori family dog, harus siap dengan segala keriuhan rumah. Mereka harus siap saat ekornya ditarik, atau telinganya dijewer anak-anak. Mereka pun harus bisa bersahabat dengan tamu yang tidak dikenal, dan lainnya.

Ciri khas lainnya dari family dog adalah, mereka umumnya senang bermain dan tidak sensitif. Beberapa contoh anjing jenis family dog adalah, bichon frise, newfoundland, collie, bull terrier, boxer, beagle, labrador retriever, golden retriever dan jenis lainnya.

Tapi sama seperti jenis anjing lainnya, untuk menjadi family dog yang seutuhnya, mereka harus diberi pelatihan. Apalagi jika Anda berencana menjadikan mereka sebagai penjaga anak-anak, atau bahkan babysitter. Tentu metode pelatihan yang harus mereka tempuh jauh lebih kompleks dan intens.

Tidak Ada Anjing Galak!

Pernah melihat peringatan ‘Awas Anjing Galak!’. Ya, peringatan tersebut biasanya dipasang di luar pagar atau gerbang sebuah rumah. Tentu saja ini bertujuan agar orang yang berniat untuk ‘masuk secara diam-diam’, mengurungkan niatnya.

Tapi percayalah, ungkapan tersebut sangat berlebihan. Menurut Karin Franken, aktivis penyayang anjing dan pendiri Jakarta Animal Aid Network (JAAN), menegaskan tidak ada anjing galak. Setiap ras anjing punya ciri khas dan karakter tersendiri dalam mempertahankan wilayahnya.

Ada anjing yang lebih cuek, penasaran, tapi ada juga yang memang sangat sensitif dan mudah curiga pada orang asing yang memasuki wilayahnya.

Dalam bereaksi, anjing biasanya hanya ingin mengusir tamu tak diundang. Biasanya, mereka akan mengintimidasi lewat gonggongan dan geraman, hingga mengejar sampai orang asing tersebut sampai keluar dari wilayah kekuasaannya.

Namun harus diakui, ada juga anjing yang memang ditugaskan untuk menyerang dan bersikap agresif sesuai dengan perintah majikannya. Tidak hanya di dalam wilayah kekuasaannya, di luar wilayah kekuasaannya pun mereka bisa bersikap agresif.

Biasanya, jenis ini merupakan anjing yang memang dilatih khusus sebagai guard dog atau anjing penjaga, military dog atau anjing yang dikembangkan khusus untuk tujuan keamanan.

Singkat kata, karakter anjing terbentuk sesuai dengan pelatihan dan sikap yang dilakukan oleh pemiliknya. Anda bahkan bisa menjadikan guard dog, menjadi family dog, meski hasilnya mungkin tidak akan maksimal. Tapi setidaknya, dia akan lebih ramah pada orang asing!